Peran Perempuan Sangat Penting Bagi Keberhasilan Pembangunan

img

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG REDEB : Sekda Berau, M Said menyampaikan bahwa peran Perempuan dalam peningkatan partisipasi politik menghadapi Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi kaum perempuan baik yang bergabung dalam organisasi pemerintah maupun organisasi lainnya.

Jelasnya, kemajuan perempuan adalah salah satu prasyarat peningkatan kualitas manusia Indonesia , karena hampir separuh jumlah penduduk adalah Perempuan.

"Jika kualitas hidup kaum perempuan buruk, maka keseluruhan kualitas manusia Indonesia pasti akan rendah," jelas Sekda pada, Sabtu (20/1/2023).

Untuk itu, upaya dan komitmen kuat dari Pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan gender tergambar dalam penetapan kuota 30 persen perempuan di parlemen serta mengikis ketimpangan gender dalam politik.

Ia mendorong peningkatan partisipasi politik perempuan, harus di mulai pendidikan dari keluarga, bahwa berkiprah serta berpartisipasi diduniaa politik adalah salah satu bagian yang penting untuk membangun masyarakat, bangsa dan negara.

Tentunya ia berharap partisipasi penuh dari kaum perempuan, untuk kemudian dapat menjadi keterwakilan suara dan kepentingan kaum perempuan yang dapat memperjuangkan hak serta keadilan bagi perempuan.

"Saya harap agar pembinaan organisasi Perempuan dapat ditingkatkan, khususnya dalam aspek peningkatan kinerja organisasi, pengambilan keputusan, dan kontribusi nyata pada masyarakat yang meliputi jalinan kerja sama dengan pihak-pihak yang terkait,'" tuturnya.

Jelasnya, pada era otonomi dibarengi dengan pembangunan nasional yang berorientasi responsive gender, sehingga semua yang tergabung ala organisasi wanita diharapkan dapat melaksanakan program kerja yang mengarah kepada pembinaan sumber daya manusia dan keterampilan anggota, sehingga peran organisasi wanita dalam pembangunan akan memberikan sumbangsih lebih nyata.

"sering terjadi adanya ketimpangan dan kurangnya peran serta perempuan dan rendahnya kualitas hidup Perempuan (KHP), secara umum mengakibatkan lambatnya keberhasilan dalam pembangunan nasional," ungkasnya.

Ia jelaskan, bahwa sebentar lagi memasuki tahun politik, dimana situasi rentan seperti konflik dan gesekan, jangan hanya karena berbeda pilihan, seringkali terjadi pertengkaran. dan peran kaum perempuan dalam meningkatkan partisipasi politik untuk membangun daerah sangat lah penting. (Sep/Nad)